Langsung ke konten utama

Belajar Hati yang Mengasihi: Pendampingan Rabu Ceria Bersama Anak-Anak

 


Penyuluh Agama Kristen Melakukan Bimbingan Rohani kepada Kelompok Anak dalam Kegiatan Rabu Ceria

Oleh: Alfred Umbu Oka, S.Pd.

Penyuluh Agama Kristen, Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sumba Tengah

Pada Rabu, 4 Maret 2026, saya melaksanakan penyuluhan pada kelompok anak melalui kegiatan “Rabu Ceria” yang diadakan pada sore hari di Gedung Ibadah GKS Waikambila Bijuk. Kegiatan ini diikuti oleh 9 orang anak yang hadir dengan sukacita dan antusiasme. Tujuan penyuluhan ini adalah menanamkan nilai kasih Kristiani sejak usia dini, agar anak-anak belajar mengasihi sesama, memaafkan, serta meneladani kasih Kristus dalam kehidupan sehari-hari.

Kegiatan dipimpin oleh Vicaris Setvani Engrita Riwu, S.Th. bersama Calon Vicaris Afliani Kore, S.Th., dua hamba Tuhan muda yang penuh kasih dalam membimbing anak-anak lewat Firman Tuhan.

Sore itu, suasana gedung ibadah penuh keceriaan. Anak-anak datang dengan wajah cerah dan semangat tinggi. Kesembilan peserta kecil ini membawa warna masing-masing—ada yang pendiam, ada yang ramai bernyanyi—namun bersatu dalam sukacita pujian. Lagu-lagu rohani bergema lembut, menciptakan suasana hangat yang menyentuh hati.

Dalam sesi penyuluhan Firman, kami menggali Efesus 4:32: “Tetapi hendaklah kamu ramah seorang terhadap yang lain, penuh kasih mesra dan saling mengampuni, sebagaimana Allah di dalam Kristus telah mengampuni kamu.” Ayat ini menjadi dasar pembelajaran tentang hati yang mengasihi. Anak-anak diajak merefleksikan kasih melalui tindakan sederhana: berbagi, menolong, dan memaafkan.

Beberapa anak dengan polos berbagi cerita. Ada yang berkata, “Saya bantu ibu menimba air,” dan yang lain menambahkan, “Kalau teman sedih, saya peluk supaya senang.” Dari tutur mereka terlihat bahwa kasih Kristus hidup dalam tindakan kecil yang tulus.

Sebagai Penyuluh Agama Kristen, kegiatan penyuluhan ini lebih dari pembelajaran Alkitab—ini adalah investasi rohani membentuk karakter kasih dan empati sejak dini. Anak-anak belajar mempraktikkan kasih, bukan hanya mendengarnya.

Kegiatan ini terdokumentasi dengan baik oleh Adi Vanessa B. Robu Haga, yang mengambil gambar selama penyuluhan berlangsung. Dokumentasi ini menjadi saksi momen sukacita dan pembelajaran kasih sore itu.

Kiranya penyuluhan seperti “Rabu Ceria” terus menjadi ladang kasih Kristus bagi anak-anak, melahirkan generasi yang penuh hikmat dan siap menebar kasih di mana pun.

#PenyuluhAgamaKristen

 #RabuCeria

 #GerejaAnak 

#KantorKemenagSumbaTengah 

#GKSWaikambilaBijuk

 #KasihKristus #Efesus432

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Menumbuhkan Toleransi dan Harmoni, Penyuluh Agama Kristen Kemenag Sumba Tengah Laksanakan Penyuluhan

Waibakul, 9 Februari 2026 – Penyuluh Agama Kristen Kementerian Agama Kabupaten Sumba Tengah, Alfred Umbu Oka, S.Pd., melaksanakan kegiatan bimbingan dan penyuluhan keagamaan di GKS Waikambila Bijuk. Kegiatan ini merupakan bagian dari tugas pelayanan keagamaan kepada umat binaan dalam rangka memperkuat iman, karakter, dan sikap kebangsaan jemaat. Dalam kesempatan tersebut, Penyuluh Agama Kristen menyampaikan materi pembinaan iman dengan tema “Mensyukuri Keragaman dalam Pendidikan dan Masyarakat Indonesia”. Materi ini diikuti oleh Kepala Sekolah SD Masehi Waiwakus sekaligus sekaligus mantan guru dan warga jemaat yang tergabung dalam Kelompok Keluarga Kristen Bahagia Sejahtera di GKS Waikambila Bijuk. Penyampaian materi dilakukan dengan pendekatan komunikatif dan kontekstual, sehingga mudah dipahami dan dekat dengan pengalaman hidup para peserta. Melalui kegiatan ini, masyarakat diharapkan mampu menumbuhkan sikap toleran, saling menghargai perbedaan, serta membiasakan diri hidup ...

Lansia masih bekerja di kebun

Masih Kuat di Usia Senja: Teladan Juma Rangga Ronja yang Menguatkan Iman Di sa at banyak orang mulai mengeluh ketika usia belum terlalu tua, ada seorang lansia bernama Juma Rangga Ronja dari Umapaohi, Desa Bolu Bokat Utara, GKS Waikambila Bijuk Ranting Wairewa, yang justru menunjukkan keteguhan hidup yang luar biasa. Pada usianya yang telah mencapai 96 tahun, beliau masih tetap kuat, masih sanggup bekerja di kebun, dan masih menjalani hari-harinya dengan semangat yang tidak mudah padam. Kesaksian hidup seperti ini bukan hanya mengagumkan, tetapi juga menggugah hati siapa pun yang mendengarnya. Pada kesempatan yang penuh makna ini, Alfred Umbu Oka, S.Pd., selaku Penyuluh Agama Kristen dari Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sumba Tengah, hadir memberikan penguatan rohani melalui doa bagi Juma Rangga Ronja. Kehadiran ini bukan sekadar kunjungan biasa, melainkan wujud nyata dari pelayanan kasih yang meneguhkan bahwa orang tua tetap dihargai, tetap diperhatikan, dan tetap layak menerima pe...

PENGUATAN ROHANI DI RSUD WAIBAKUL: SAAT DOA JADI OBAT AJAIB

Pelayanan Bimbingan Rohani di RSUD Waibakul: Menabur Benih Harapan di Tengah Sakit Oleh: Alfred Umbu Oka, S.Pd. Penyuluh Agama Kristen, Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sumba Tengah Pagi ini, hati saya dipenuhi sukacita saat saya melaksanakan penyuluhan bimbingan rohani di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Waibakul. Sebagai penyuluh yang telah lama melayani di pelosok Sumba Tengah, kesempatan ini seperti panggilan surgawi—membawa terang Kristus ke ruang-ruang penuh erangan sakit, di mana jiwa sering lebih lemah daripada tubuh. Langkah awal kami adalah melapor diri secara resmi ke kantor rumah sakit, lengkap dengan Surat Keputusan (SK) pembagian tugas kelompok sasaran. Saya disambut ramah oleh Ibu Kepala Tata Usaha, Katrina T. Lawang, S.KM. Beliau tak hanya beri dukungan administratif, tapi sampaikan apresiasi tulus: "Kami bersyukur sekali dengan adanya penyuluh agama seperti Bapak/ibu, bisa memberikan penguatan rohani melalui doa bagi setiap pasien." Kata-kata itu seper...