Katekismus Heidelberg Minggu ke 2 pertanyaan 4 dan 5 Kasih sebagai Puncak Hukum Taurat dan Keterbatasan Manusia Hukum Taurat Allah tidak diberikan untuk menekan manusia tanpa tujuan, melainkan untuk menuntun manusia kepada kehendak Allah yang sesungguhnya. Ketika Kristus merangkum seluruh hukum Taurat, Ia tidak memberikan daftar aturan yang panjang dan kaku, tetapi membawa kita kembali pada inti kehidupan rohani yang paling utama: kasih. Dalam Matius 22:37–40 , Yesus menegaskan bahwa hukum yang terutama adalah mengasihi Tuhan dengan segenap hati, jiwa, dan akal budi, dan hukum yang kedua yang sama dengan itu adalah mengasihi sesama seperti diri sendiri. Di atas dua perintah inilah seluruh hukum Taurat dan kitab para nabi berdiri. Namun justru di titik inilah manusia harus jujur mengakui keterbatasannya. Perintah kasih terdengar indah, tetapi melakukannya dengan sempurna adalah perkara lain. Banyak orang mungkin tampak beragama, rajin beribadah, dan baik di mata manusia, tetapi di...
Blog Kemenag Sumba Tengah memaparkan kiprah penyuluh agama Kristen dalam membina iman, toleransi, dan harmoni moderasi beragama. Menyuguhkan cerita sukses umat, renungan rohani.