Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label Renungan harian untuk kuat didalam iman

Kolose 3:23 berkata, “Apapun juga yang kamu perbuat, perbuatlah dengan segenap hatimu seperti untuk Tuhan dan bukan untuk manusia.”

  Renungan Penguatan ASN Kemenag di Tengah Efisiensi Di tengah tuntutan efisiensi anggaran, perubahan kebijakan, dan berbagai keterbatasan yang dihadapi, ASN Kementerian Agama dipanggil untuk tetap teguh dalam integritas, setia dalam tugas, dan rendah hati dalam pelayanan. Efisiensi bukan alasan untuk menurunkan semangat, melainkan kesempatan untuk bekerja lebih bijak, lebih tertib, dan lebih bertanggung jawab. Dalam keadaan seperti inilah karakter seorang pelayan diuji: apakah tetap melayani dengan hati yang bersih, atau mudah menyerah karena keadaan. Bagi ASN Kakankemenag Kabupaten Sumba Tengah, tugas bukan hanya rutinitas birokrasi, melainkan panggilan pelayanan. Setiap surat yang diproses, setiap koordinasi yang dilakukan, setiap kunjungan kerja, dan setiap pelayanan kepada masyarakat merupakan bagian dari pengabdian yang nyata. Karena itu, integritas harus menjadi napas utama dalam bekerja. Integritas berarti jujur, disiplin, konsisten, tidak menyalahgunakan wewenang, dan teta...

Bersatu dalam Kasih, Kuat dalam Iman

  Sehati atau Saling Menyakiti? Di banyak jemaat, perpecahan sering kali tidak dimulai dari masalah besar. Ia lahir dari hal-hal kecil yang dibiarkan tumbuh: perbedaan pendapat, rasa tersinggung, gengsi, komentar yang tidak dijaga, dan hati yang tidak mau mengalah. Padahal, Rasul Paulus dengan sangat tegas menasihati, “Hendaklah kamu sehati sepikir dalam satu kasih, satu jiwa, satu tujuan” (Filipi 2:2). Nasihat ini bukan sekadar ajakan moral, melainkan panggilan rohani agar umat Tuhan tidak hidup terpecah-pecah. Pertanyaannya, apakah jemaat hari ini benar-benar sehati, atau hanya bersama secara fisik tetapi terpisah dalam hati? Banyak orang hadir dalam ibadah, tetapi membawa luka, prasangka, dan kepentingan pribadi. Banyak yang bernyanyi dengan mulut, tetapi hatinya menolak untuk mengampuni. Inilah kenyataan pahit yang sering membuat persekutuan kehilangan kuasa kesaksiannya. Jemaat yang tidak sehati akan mudah rapuh, sedangkan jemaat yang hidup dalam kasih akan menjadi kuat dan ...