Minggu ke-17
Tentang Allah Anak dan Penebusan Kita
Pertanyaan 45
Apakah faedah kebangkitan Kristus untuk kita?
Jawaban
Pertama, oleh kebangkitan-Nya Ia telah mengalahkan maut, supaya Ia dapat memberikan kepada kita keadilan yang diperoleh-Nya melalui kematian-Nya. Kedua, oleh kuasa-Nya kita pun dibangkitkan kepada hidup yang baru. Ketiga, kebangkitan Kristus menjadi jaminan yang teguh bagi kebangkitan kita yang berbahagia.
Katekismus Heidelberg menjelaskan bahwa kebangkitan Kristus membawa tiga manfaat utama bagi orang percaya: pembenaran, kehidupan baru, dan jaminan kebangkitan yang akan datang.
Pertanyaan Pertama
“Apakah faedah kebangkitan Kristus bagi pembenaran kita?”
Kebangkitan Kristus menegaskan bahwa karya penebusan-Nya di kayu salib benar-benar sempurna dan diterima oleh Allah Bapa. Yesus Kristus mati karena menanggung hukuman atas dosa manusia, tetapi Ia bangkit untuk menyatakan kemenangan atas dosa dan maut.
Roma 4:25 berkata bahwa Yesus telah diserahkan karena pelanggaran kita dan dibangkitkan karena pembenaran kita. Artinya, kematian dan kebangkitan Kristus tidak dapat dipisahkan. Kematian-Nya berhubungan dengan penebusan dosa, sedangkan kebangkitan-Nya menyatakan bahwa karya penebusan tersebut telah berhasil.
Apa arti pembenaran?
Pembenaran adalah tindakan Allah yang menyatakan orang berdosa menjadi benar di hadapan-Nya karena iman kepada Yesus Kristus. Pembenaran bukan berarti manusia tidak pernah berdosa atau langsung menjadi sempurna. Pembenaran berarti kesalahan dan hukuman dosa tidak lagi menjadi dasar hubungan kita dengan Allah, sebab Kristus telah menanggungnya.
Manusia tidak dapat membenarkan dirinya sendiri melalui kekayaan, jabatan, perbuatan baik, pengetahuan, atau kesalehan lahiriah. Semua kebaikan manusia tidak cukup untuk menghapus dosa. Hanya kebenaran Kristus yang dapat menjadi dasar penerimaan kita di hadapan Allah.
Karena Kristus telah bangkit, orang percaya dapat memiliki keyakinan bahwa dosa-dosanya sungguh diampuni. Kebangkitan adalah tanda bahwa kuasa dosa dan maut telah dikalahkan. Tanpa kebangkitan, iman dan pemberitaan Injil akan kehilangan dasar yang kuat.
Penerapan bagi jemaat
Banyak orang Kristen masih hidup dalam rasa bersalah. Mereka sudah mengaku dosa, tetapi tetap merasa tidak layak di hadapan Tuhan. Ada juga yang mengukur kasih Allah berdasarkan keberhasilan atau kegagalan hidupnya.
Kebangkitan Kristus menolong kita memahami bahwa dasar keselamatan bukan perasaan, prestasi, atau kesempurnaan kita, melainkan karya Kristus. Ketika kita jatuh, kita tidak boleh melarikan diri dari Tuhan. Kita harus datang dengan pertobatan, sebab Kristus yang mati dan bangkit adalah Juru Selamat yang mengampuni.
Namun, pengampunan tidak boleh dijadikan alasan untuk terus hidup dalam dosa. Kita tidak berbuat baik supaya diselamatkan, tetapi kita berbuat baik karena telah diselamatkan. Perbuatan baik bukan dasar pembenaran, melainkan buah dari iman yang hidup.
Contoh sederhana
Seseorang yang berutang besar tidak mampu melunasi utangnya. Kemudian ada orang lain yang membayar seluruh utang itu. Setelah utangnya dibayar, ia tidak lagi berada di bawah tuntutan pemberi pinjaman.
Demikian juga dengan kita. Dosa adalah utang yang tidak sanggup kita bayar. Kristus telah membayar lunas melalui kematian-Nya. Kebangkitan-Nya menegaskan bahwa pembayaran itu sempurna dan diterima oleh Allah.
Kebangkitan Kristus memberi kepastian bahwa orang percaya tidak lagi berdiri di bawah hukuman dosa, tetapi di bawah kasih karunia Allah.
Komentar
Posting Komentar