Langsung ke konten utama

Firman Tuhan: Pelita dalam Rumah Tangga


Firman Tuhan: Pelita dalam Rumah Tangga Jemaat Cabang Waimaringu

Waimaringu, 29 April 2026 – Membangun keluarga yang bahagia dan sejahtera tentu bukan hanya perkara materi, melainkan tentang seberapa dalam firman Tuhan menjadi pusat kehidupan di dalam rumah. Dalam semangat tersebut, Penyuluh Agama Kristen, Alfred Umbu Oka, S.Pd., baru saja melaksanakan bimbingan penyuluhan bagi kelompok Keluarga Kristen Bahagia Sejahtera di Cabang Waimaringu. Pertemuan yang dihadiri oleh 15 orang peserta ini membawa pesan yang sangat menyentuh melalui tema: “Firman Tuhan: Sumber Hidup Keluarga Sejahtera.”

Dengan mengambil dasar firman dari Mazmur 119:105 — “Firman-Mu itu pelita bagi kakiku dan terang bagi jalanku” — Alfred Umbu Oka mengajak jemaat untuk merenungkan kembali posisi Alkitab dalam kehidupan sehari-hari. Beliau menegaskan bahwa firman Tuhan bukanlah sekadar deretan kata yang dibaca saat ibadah mingguan, melainkan "pelita" yang harus terus menyala di setiap sudut rumah tangga.

Pesan Penting untuk Keluarga:

  • Firman sebagai Penunjuk Arah: Di tengah tantangan hidup yang makin rumit, keluarga membutuhkan tuntunan yang tidak pernah menyesatkan. Saat orang tua dihadapkan pada pilihan sulit, firman Tuhan adalah terang yang menyingkapkan jalan yang benar untuk masa depan anak-anak.

  • Sejahtera yang Sejati: Kesejahteraan keluarga Kristen diukur dari damai sejahtera yang datang dari ketaatan kepada Tuhan. Keluarga yang menjadikan firman sebagai gaya hidup akan lebih tenang menghadapi badai karena mereka berpijak pada janji Tuhan yang setia.

  • Rumah sebagai Sekolah Iman: Setiap anggota keluarga diajak untuk menjadikan firman Tuhan sebagai topik diskusi harian, agar kasih, kesabaran, dan pengampunan menjadi "bahasa ibu" di dalam rumah kita sendiri. 

Dalam suasana yang hangat dan penuh kebersamaan, 15 peserta dari Cabang Waimaringu menyambut baik pesan ini dengan komitmen baru. Mereka menyadari bahwa keluarga yang kuat adalah keluarga yang bersedia "berjalan dalam terang" firman-Nya. Dengan menjadikan Mazmur 119:105 sebagai komitmen bersama, rumah tangga di Waimaringu diharapkan tidak hanya menjadi sekadar tempat tinggal, tetapi juga menjadi tempat di mana kasih Kristus terpancar bagi lingkungan sekitar.

"Biarlah pelita itu tetap menyala di rumah kita, agar terang Tuhan menjadi nyata dalam setiap langkah keluarga kita," pesan Alfred Umbu Oka dalam doa penutup yang menguatkan seluruh peserta.


Hashtag:
#KeluargaKristenBahagiaSejahtera #CabangWaimaringu #PenyuluhAgamaKristen #AlfredUmbuOka #Mazmur119105 #KeluargaCintaFirman #KemenagSumbaTengah #PelayananKasih


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Menumbuhkan Toleransi dan Harmoni, Penyuluh Agama Kristen Kemenag Sumba Tengah Laksanakan Penyuluhan

Waibakul, 9 Februari 2026 – Penyuluh Agama Kristen Kementerian Agama Kabupaten Sumba Tengah, Alfred Umbu Oka, S.Pd., melaksanakan kegiatan bimbingan dan penyuluhan keagamaan di GKS Waikambila Bijuk. Kegiatan ini merupakan bagian dari tugas pelayanan keagamaan kepada umat binaan dalam rangka memperkuat iman, karakter, dan sikap kebangsaan jemaat. Dalam kesempatan tersebut, Penyuluh Agama Kristen menyampaikan materi pembinaan iman dengan tema “Mensyukuri Keragaman dalam Pendidikan dan Masyarakat Indonesia”. Materi ini diikuti oleh Kepala Sekolah SD Masehi Waiwakus sekaligus sekaligus mantan guru dan warga jemaat yang tergabung dalam Kelompok Keluarga Kristen Bahagia Sejahtera di GKS Waikambila Bijuk. Penyampaian materi dilakukan dengan pendekatan komunikatif dan kontekstual, sehingga mudah dipahami dan dekat dengan pengalaman hidup para peserta. Melalui kegiatan ini, masyarakat diharapkan mampu menumbuhkan sikap toleran, saling menghargai perbedaan, serta membiasakan diri hidup ...

Lansia masih bekerja di kebun

Masih Kuat di Usia Senja: Teladan Juma Rangga Ronja yang Menguatkan Iman Di sa at banyak orang mulai mengeluh ketika usia belum terlalu tua, ada seorang lansia bernama Juma Rangga Ronja dari Umapaohi, Desa Bolu Bokat Utara, GKS Waikambila Bijuk Ranting Wairewa, yang justru menunjukkan keteguhan hidup yang luar biasa. Pada usianya yang telah mencapai 96 tahun, beliau masih tetap kuat, masih sanggup bekerja di kebun, dan masih menjalani hari-harinya dengan semangat yang tidak mudah padam. Kesaksian hidup seperti ini bukan hanya mengagumkan, tetapi juga menggugah hati siapa pun yang mendengarnya. Pada kesempatan yang penuh makna ini, Alfred Umbu Oka, S.Pd., selaku Penyuluh Agama Kristen dari Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sumba Tengah, hadir memberikan penguatan rohani melalui doa bagi Juma Rangga Ronja. Kehadiran ini bukan sekadar kunjungan biasa, melainkan wujud nyata dari pelayanan kasih yang meneguhkan bahwa orang tua tetap dihargai, tetap diperhatikan, dan tetap layak menerima pe...

PENGUATAN ROHANI DI RSUD WAIBAKUL: SAAT DOA JADI OBAT AJAIB

Pelayanan Bimbingan Rohani di RSUD Waibakul: Menabur Benih Harapan di Tengah Sakit Oleh: Alfred Umbu Oka, S.Pd. Penyuluh Agama Kristen, Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sumba Tengah Pagi ini, hati saya dipenuhi sukacita saat saya melaksanakan penyuluhan bimbingan rohani di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Waibakul. Sebagai penyuluh yang telah lama melayani di pelosok Sumba Tengah, kesempatan ini seperti panggilan surgawi—membawa terang Kristus ke ruang-ruang penuh erangan sakit, di mana jiwa sering lebih lemah daripada tubuh. Langkah awal kami adalah melapor diri secara resmi ke kantor rumah sakit, lengkap dengan Surat Keputusan (SK) pembagian tugas kelompok sasaran. Saya disambut ramah oleh Ibu Kepala Tata Usaha, Katrina T. Lawang, S.KM. Beliau tak hanya beri dukungan administratif, tapi sampaikan apresiasi tulus: "Kami bersyukur sekali dengan adanya penyuluh agama seperti Bapak/ibu, bisa memberikan penguatan rohani melalui doa bagi setiap pasien." Kata-kata itu seper...