Penyuluh Agama Kristen Alfred Umbu Oka, S.Pd. dari Kementerian Agama Kabupaten Sumba Tengah menyelenggarakan penyuluhan berbasis digital untuk kelompok remaja dan pemuda GKS Cabang Waideri dengan tema "Garam dan Terang Dunia di Era Digital" yang diambil dari Matius 5:16: "Biarlah terangmu bercahaya di depan orang, supaya mereka melihat perbuatanmu yang baik dan memuliakan Bapamu yang di sorga."
Melalui platform Zoom dan grup WhatsApp, Alfred Umbu Oka mengajak remaja serta pemuda Waideri menjadi "digital witnesses" yang relevan di zaman sekarang, dengan menegaskan bahwa "kalian adalah garam yang menjaga kebaikan di media sosial, dan terang yang menerangi budaya lokal dengan nilai Kristus."
Materi penyuluhan meliputi bimbingan iman digital seperti bijak berpostingan, melawan hoaks rohani, serta berbagi kesaksian positif; integrasi kebudayaan dengan menghargai tradisi Sumba sebagai wujud kasih kepada sesama; dan aplikasi Matius 5:16 dari like yang membangun hingga konten yang memuliakan Tuhan.
Peserta diajak merefleksikan: "Apakah timeline kita memuliakan Tuhan atau justru menjauhkan orang dari kasih-Nya?" Alfred Umbu Oka menegaskan bahwa pemuda Waideri bukan generasi tersesat di dunia maya, melainkan garam dan terang yang Tuhan pakai untuk mengubah budaya digital.
Kegiatan diakhiri dengan Digital Action Plan – komitmen pemuda untuk membuat konten rohani lokal minggu ini dan berbagi di grup WhatsApp Cabang Waideri – sehingga "layar jadi mimbar, ponsel jadi khotbah!"
#PenyuluhAgamaKristen #AlfredUmbuOka #GaramDanTerang #Matius516 #PemudaCabangWaideri #DigitalMission #KemenagSumbaTengah
Komentar
Posting Komentar