Hidup Rukun dalam Komunitas
Masyarakat Daerah Terpencil Cabang Wairewa
Ayat dasar: Roma 14:19
Komunitas yang rukun bukan komunitas tanpa masalah. Komunitas yang rukun adalah komunitas yang mampu menyelesaikan masalah tanpa menghancurkan persaudaraan. Di dalam kehidupan masyarakat, perbedaan pendapat pasti ada. Ada orang yang cepat berbicara, ada yang pendiam. Ada yang ingin perubahan cepat, ada yang lebih berhati-hati. Jika setiap perbedaan diperlakukan sebagai ancaman, maka komunitas mudah pecah.
Roma 14:19 memanggil umat untuk mengejar apa yang mendatangkan damai sejahtera dan berguna untuk saling membangun. Kata “mengejar” menunjukkan bahwa damai tidak datang dengan sendirinya. Damai harus diusahakan. Orang harus bersedia menahan diri, meminta maaf, membuka percakapan, dan tidak membesarkan masalah kecil.
Masyarakat di Cabang Wairewa diajak untuk membangun kebiasaan hidup rukun melalui gotong royong, komunikasi yang terbuka, serta sikap saling menghormati. Jangan menjadikan gosip sebagai hiburan. Jangan menghakimi seseorang hanya berdasarkan cerita yang belum jelas. Jangan membiarkan perbedaan kepentingan memutus hubungan kekeluargaan.
Renungan: Jika kita lebih suka memenangkan pertengkaran daripada menjaga persaudaraan, maka kita mungkin menang dalam kata-kata tetapi kalah dalam kasih.
Komentar
Posting Komentar